Sedikit sharing maaf berkaitan dgn agama , saya ada pengalaman bersama member yang awalnya aktif sekali berjualan amoorea, suatu hari dia memutuskan utk tdk lanjut krn alasan MLM hukum jual belinya haram, lalu tersentaklah sy dan berfikir, jika benar demikian maka haram pula lah rejeki yg saya cari selama ini, Lalu saya bertanya Kepada sosok ayahanda tercinta, apa benar demikian. Lalu sang ayah memberikan saya buku yg didalamnya berisi jawaban tentang hal-hal tersebut.

Buku itu berjudul: Bimbingan Islam untuk Hidup Muslim (Petunjuk Praktik Menjadi Muslim Seutuhnya dari lahir sampai mati, berdasarkan Al'quran dan Sunnah Rasulullah)

Penyusun :

  1. DR. Ahmad Hatta, MA.
  2. DR. Abas Mansur Tamam, MA.
  3. Ahmad Syahirul Alim, Lc., M.PD.I

Penerbit : Maghfirah Pustaka, 2014

Jawaban atas pertanyaan saya tersebut ada di halaman: 266

Saya akan sharing jawaban itu disini dan semoga jawaban ini dapat menenangkan jiwa yang resah. Selamat membaca!

Apakah Multi Level Marketing haram hukumnya?

Multi Level Marketing (MLM) atau penjualan langsung berjenjang merupakan cara penjualan barang atau jasa melalui pemasaran yang dilakukan perorangan Kepada sejumlah perorangan secara berturut-turutan. Dengan mendaftar dan mengikuti MLM, seseorang biasanya memperoleh kesempatan untuk menjualkan produk MLM tersebut dengan sejumlah imbalan dan bonus tertentu yang dijanjikan. Ia juga mendapatkan imbalan jika berhasil merekrut anggota baru sesuai ketentuan yang disepakati

Namun, seorang Muslim perlu menyadari, sejumlah MLM menjalankan praktiknya tidak berdasarkan syariat Islam. Di antara ketentuan syariah yang dilanggar:

  1. Menjanjikan kesuksesan dan kekayaan untuk merekrut anggota baru sehingga ia rela membayar dengan harga tinggi, hal ini diharamkan karena termasuk "gharar" dalam akad.
  2. Produk atau jasa yang diperjualbelikan dikenalkan harga yang tinggi yang tidak sesuai dengan Manfaat yang diperoleh sehingga merugikan masyarakat.
  3. Menjalankan praktik "money game", yaitu perhimpunan Dana atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan anggota baru. Serta mendapatkan penghasilan tanpa ada Usaha pembinaan anggota baru atau penjualan produk.
  4. Melaksanakan acara seremonial yang bertentangan dengan aqidah, syariah, dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, dan maksiat dalam pelantikan anggota baru. Jika sebuah MLM bersih dari praktik-praktik seperti di atas, seorang Muslim boleh untuk terlibat di dalamnya sebagai sumber penghasilan yang halal. Namun, sebaiknya, jika salah satu dari hal tersebut terdapat dalam MLM itu, haram bagi seorang Muslim untuk mengikutinya.

Insya Allah Amoorea PT DEP TIDAK TERMASUK dari yg dikriteriakan di atas, alhamdulillah setelah membaca buku ini, semangattt dan keyakinan semakin bertambah...


Salam sukses selalu.


Together We Can!

Admin, 2017-02-18 05:00:00 | Posted in